Kamis, 13 Februari 2014

Statistik Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2012

Sarana kesehatan di Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2012 meliputi 6 rumah sakit, 20 puskermas, dan 9 rumah bersalin. Rumah sakit terletak di Kecamatan Tebing Tinggi sebanyak 1 rumah sakit, 1 rumah sakit di Kecamatan Sei Rampah, 1 rumah sakit di Kecamatan Sei Bamban, dan 3 rumah sakit di Kecamatan Perbaungan. Adapun rumah bersalin tersebar di beberapa kecamatan yaitu 1 rumah bersalin di Kecamatan Dolok Masihul, 1 rumah bersalin di Kecamatan Tebing Tinggi, 1 rumah bersalin di Kecamatan Sei Rampah, 5 rumah bersalin di Kecamatan Perbaungan, dan 1 rumah bersalin di Kecamatan Pegajahan. Puskesmas tersebar di seluruh kecamatan di kabupaten Serdang Bedagai.
Sarana kesehatan didukung oleh adanya tenaga kesehatan. Banyaknya tenaga kesehatan di Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2012 ada yang mengalami penambahan dan ada yang mengalami penurunan. Jumlah dokter umum meningkat dari 107 menjadi 116 dokter, Banyaknya dokter gigi menurun dari 34 menjadi 33. Jumlah bidan meningkat dari 251 menjadi 261.
Jumlah perawat mengalami penurunan dari 133 menjadi 129. Sedangkan jumlah perawat gigi mengalami kenaikan dari 11 menjadi 18.
Penolong kelahiran terakhir adalah tenaga kesehatan yang menolong ibu melahirkan saat terakhir akan melahirkan. Penolong kelahiran tahun 2012 mengalami pergeseran dimana semakin banyak ibu melahirkan yang ditolong oleh dukun atau meningkat dari 2,93 persen menjadi 4,82 persen. Penolong kelahiran terakhir oleh dokter menurun dari 14,93 persen tahun 2011 menjadi 13,54 persen tahun 2012. Adapun penolong tenaga kesehatan terakhir oleh bidan mengalami penurunan dari 80,50 persen menjadi 80,43 persen. Adapun penolong kelahiran terakhir oleh family di tahun 2012 sudah tidak ada lagi dimana pada tahun 2011 sebanyak 0,79 persen.
Kasus penyakit terbanyak di Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2012 adalah Infeksi akut pada saluran pernapasan atas sebanyak 31 persen, 12 persen penyakit diare, 11 persen penyakit pada sistem otott dan jaringan, 9 persen penyakit tekanan darah tinggi, 9 persen penyakit lain pada saluran pernapasan bagian atas, 8 persen gastritis, 7 persen penyakit demam, 5 persen penyakit kulit alergi, 4 persen infeksi usus lain, dan 4 persen karies gigi.
Jumlah bayi dengan gizi buruk di Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2008 sebanyak 95 jiwa, tahun 2009 sebanyak 85 jiwa, tahun 2010 sebanyak 65 jiwa, adapun tahun 2012 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2011. Jumlah bayi gizi buruk tahun 2012 mencapai 87 jiwa atau turun 62,17 persen dibandingkan dengan tahun 2011. Hal ini menunjukkan gizi ibu hamil semakin meningkat di tahun 2012.
Persentase anak usia balita yang disusui selama 0 bulan adalah 2 persen, selama 1-5 bulan sebanyak 18 persen, selama 6-11 bulan sebanyak 17 persen, selama 12-17 bulan sebanyak 26 persen, selama 18-23 bulan sebanyak 16 persen dan balita yang disusui selama lebih dari 23 bulan sebanyak 21 persen. Hal ini menunjukkan bahwa program pemerintah dalam upaya pemberian asi eksklusif sudah tergolong lancar.
Angka harapan hidup di Kabupaten Serdang Bedagai meningkat dari tahun 2008 hingga 2012. Angka harapan hidup tahun 2008 mencapai 68,79 tahun. Angka harapan hidup tahun 2009 mencapai 68,89 tahun, tahun 2010 mencapai 68,98 tahun, tahun 2011 mencapai 69,08 tahun sedangkan tahun 2012 mencapai 69,18 tahun. Hal ini dapat dikatakan bahwa rata-rata tahun hidup yang masih akan dijalani oleh penduduk di Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2012 adalah 69,18 tahun.
Sumber: Statistik Daerah Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar